Menjadi Remaja Sukses? Ini Rahasianya!

.

"Bukankah setiap anak berhak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri?"

Yup, teman-teman pasti pernah mendengar kalimat bijak semacam yang diatas bukan? Namun, kenyataan bukanlah impian yang terwujud begitu saja, Leonardo! Bukankah untuk mencapai puncak gunung kita harus melalui jalan yang benar?

Di jaman ini banyak sekali orang yang memulai kesuksesannya saat remaja. Ada Tilak Mehta dari India dengan Papers N Parcels-nya, Cameron Johnson melalui greeting card-nya, Hart Main lewat Man Can-nya dan lain sebagainya.

Sedangkan dari Indonesia sendiri mungkin teman-teman mengenali nama besar seperti Raditya Dika atau Jerome Polin yang mengawali kesuksesannya sejak remaja. 

Tanpa ba bi bu dan kalimat pengantar yang panjang, berikut adalah 5 step untuk ananda yang berniat untuk sukses di 5 atau 10 tahun kedepan.


1. Sadar Diri

Ananda harus sadar bahwa: Aku ini Remaja, bukan anak-anak dan bukan orang dewasa. 

Remaja adalah remaja.

Jadi, berhentilah bertingkah seperti anak-anak dan janganlah sok dewasa.

Remaja adalah fase dimana ananda ingin menjadi pusat perhatian. Tetapi kadang kala orang tua dan saudara tidak peduli tentang hal itu, sebal juga bukan? Namun janganlah ananda murung dan bertingkah, karena jika ananda seperti itu, ya... ananda akan seperti anak-anak, just take it easy

Orang tua kurang perhatian? Tenang, ananda bisa memilih sahabat dan guru yang baik.

Namun, remaja juga merupakan fase dimana ananda bersemangat akan segala sesuatu, ananda akan mencoba yang apa yang sepertinya menarik dan menantang. Nah disinilah karakter dan iman ananda diuji, pastikan ananda tertantang dengan hal yang baik-baik.

Ikutlah ekskul, lomba dan kegiatan berorganisasi.


2. Bertanya

Mulailah dengan 2 pertanyaan sederhana, yang akan menjadi pondasi tujuan hidup anda. Tentunya sebuah jalan hidup membutuhkan tujuan hidup pula kan?

Pertanyaan sederhana pertama adalah Apakah Kesenanganku?

Tentunya dalam menjalani segala sesuatu haruslah senang, jangan sampai mengejar sesuatu yang tidak anda senangi. Akan merugi jika bercita-cita menjadi seorang atlet basket namun untuk lari saja ogah-nya minta ampun.

Pertanyaan berikutnya adalah Bagaimanakah mentalku di 10 tahun kedepan?

Yang terpenting dari sebuah kesuksesan mental, skill tanpa mental akan berbuah simalakama. Pernahkah anda membaca tumbangnya orang yang hebat karena mental yang lemah? Seperti Kiper muda Inggris Ted Smith yang berhenti setelah di-bully oleh nitizen dan Fabio Paim yang memutuskan berhenti dari Chelsea di awal musim karena terjerumus dalam dunia malam setelah dia bergelimang harta.

Cukup gabungkan kedua pertanyaan diatas, maka anda akan mendapatkan sebuah pernyataan yang menjadi pondasi mindset, contohnya 10 tahun kedepan aku akan sukses sebagai seorang atlet yang rendah hati dan bermental baja.


3. Memulai

Tugas anda hanya 2, yaitu:

  1. Cari sahabat dan guru yang baik, pilihlah sahabat yang baik adab dan akhlaknya, pilihlah guru yang berilmu dan bertawakal. 
  2. Mengikuti semua kegiatan yang positif, ikutilah ekskul yang sama dengan sahabatmu, tingkatkan skill dan ikutilah lomba-lomba untuk mengasah ketangguhan.

Siswa yang istiqomah melakukan hal diatas insya Allah akan dimudahkan jalan kesuksesannya. Karena siswa akan:
  1. Terjaga imannya, karena memiliki sahabat yang baik
  2. Selalu beramal shaleh, karena bimbingan gurunya.
  3. Selalu berbuat benar, karna kegiatan positif.
  4. Terasah kesabarannya, karena selalu berkompetisi. 

Hal diatas tidaklah mungkin dicapai oleh siswa yang suka skip kelas, bingung mabar, dikit-dikit mager dan cuek dengan sekitarnya. 


4. Memahami

Pahamilah bahwa kesuksesan itu bukan berupa jumlah followers, barang branded, dan harta yang bergelimang.

Pahamilah, bahwa bermanfaat bagi orang lain juga merupakan kesuksesan.

Pahamilah, bahwa berpengetahuan luas juga merupakan kesuksesan.

Pahamilah, bahwa dapat menjadi imam dan pemimpin yang baik juga merupakan kesuksesan.

Pahamilah, bahwa dapat menyenangkan orang tua juga merupakan kesuksesan.

Pahamilah, bahwa dapat dapat mewujudkan cita-cita juga merupakan kesuksesan.


5. Meyakini

Ikhtiar tanpa keyakinan adalah pedang tumpul. Keyakinan lah yang dapat memberikan rasa percaya diri dan mewujudkan impian kita. Keyakinan pula lah yang membuat kita kuat dan tidak mudah menyerah.

Layaknya pedang, keyakinan harus diasah dan dimanfaatkan.

Untuk menajamkan keyakinan, para remaja harus ingat bahwasanya:
  1. Allah maha melihat,
  2. Allah suka dengan hambanya yang bersungguh-sungguh,
  3. Allah lah satu-satunya pemberi rejeki,
  4. Tidak ada usaha dan doa yang sia-sia,
  5. Allah pasti menepati janjinya.

Gunakanlah keyakinan sebagaimana seharusnya, yakni
  1. Ucapkan "Bismillah" saat memulai,
  2. Ucapkan "Laa haula walaa quwwata illaa billaah" saat menjalani ikhtiar,
  3. Ucapkan "Alhamdulillah" saat bersyukur,



Nah, sekiranya itulah resep untuk bisa menjadi remaja yang sukses di usia belia. Mulailah membuat lingkaran positif anda dan lakukan yang terbaik untuk diri dan masa depan anda. Don't say I wish, say I Will! 
(pak theda)



      

Komentar

  1. Balasan
    1. Terima kasih, semoga bisa menginspirasi teman-teman muda kita.

      Hapus
  2. Bermanfaat sekali artikelnya. Ditunggu artikel selanjutnya tentang remaja dalam menghadapi bullying, atau pemanfaatan gadget yang sudah kayak darah di tubuh. Kayaknya kalo ga ada gadget, seperti pergi separuh jiwanya, pak Theda 🤪

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, semoga bermanfaat. Insya Allah akan segera terbit artikel mengenai gadget. Masukan yang sangat baik sekali 🙏

      Hapus
  3. Artikel sangat bagus dan menginspirasi mantab.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah semoga kami bisa istiqomah dalam membuat artikel-artikel positif🙏

      Hapus

Posting Komentar